Free Fire merupakan game besutan dari Garena yang memiliki sejarah panjang hingga saat ini. Game ini sudah lama menduduki peringkat top game yang kini mulai banyak melahirkan para gamers profesional. Free Fire juga menjadi salah satu permainan yang ikut andil dalam E-Sport. Free Fire memiliki tujuan game bertahan hidup dengan membunuh banyak lawan. Tapi yang terpenting dari permainan ini adalah siapa yang berhasil bertahan sampai akhir dialah pemenangnya. Sebelum memulai permainan ini, ada baiknya kamu mengenal sejarah serta fakta unik tentang permainan Free Fire yang sudah lama ini. Artikel ini akan membahas tentang beberapa sejarah serta fakta unik di Free Fire.

  • Sejarah Singkat Free Fire

Siapa sangka game Battle Royale ini muncul pertama kali sejak tahun 2017 dan telah memiliki pengikut lebih dari 300 juta. Garena selaku penerus nya terus menciptakan update game Free Fire agar terus menarik dan tidak membosankan. Game ini pertama kali dibuat oleh 111 Dots Studio yang merupakan sebuah studio asal Vietnam pada 2017, kemudian dikembangkan oleh Garena perusahaan yang berbasis di Singapura tersebut. Garena membuat tampilan Free Fire jauh lebih HD dengan karakter yang menarik. Untuk lebih spesifiknya, game ini didirikan oleh Forrest Li seorang pengusaha muda sukses yang ikut andil dalam pengembangan games ini.

  • Free Fire Lebih Dulu Dirilis Sebelum PUBG

Free Fire dirilis pertama kali pada 30 September 2017 sedangkan PUBG pada Februari 2018. Namun karena Free Fire lebih mendukung spek smartphone yang rendah dibandingkan PUBG, jadi banyak player yang memainkan games ini.

  • Alasan Mengapa Tidak Ada Pintu Di Semua Bangunan

Peperangan yang dimainkan pada Free Fire ada banyak bangunan yang tidak memiliki pintu. Hal ini dikarenakan Garena ingin permainan ini memiliki grafik yang spesifikasinya minim namun tetap canggih sehingga dipakai di ponsel yang speknya rendah pun juga bisa menikmati permainan ini. Karena jika harus menambahkan berbagai macam detail bangunan akan sedikit berat dan memerlukan kapasitas game yang cukup besar. Sementara Free Fire hanya berbobot kapasitas 600 MB saja.

  • Menggunakan Teknologi Unity Engine

Meskipun didesain serendah mungkin, game ini memiliki spek yang bagus dengan teknologi Unity Egine dimana teknologi ini juga membuat grafik game seperti Mobius, Final Fantasy, hingga League of Legends: Wild Rift. Secara otomatis rate grafik frame yang dimiliki Free Fire lebih baik dan stabil dibandingkan PUBG.

  • Dapat Digunakan Server Lokal

Banyak dari permainan game battle royale yang tidak memiliki dukungan server lokal sehingga game kerap mengalami crash dan lambat. Sementara Free Fire menawarkan server lokal untuk pemain Indonesia agar tidak mengalami gangguan selama bermain.

  • Memiliki Kontol Auto Aim

Kontrol Auto Aim adalah fitur untuk membuat gerakan karakter saat mengendarai kendaraan jadi lebih halus dan ringan.

  • Zona UAV

Zona UAV adalah zona yang memunculkan langsung pesawat yang mengangkut pemain berada di udara. Jadi sebelum terjun kelapangan kalian dapat menentukan zona mana yang aman melalui fitur Zona UAV ini.

  • Panci Senjata Rahasia

Senjata rahasia di Free Fire adalah panci loh. Meskipun terkesan sepele, panci juga memiliki damage yang ampuh untuk melumpuhkan lawan dan menangkis serangan musuh. Panci juga menjadi salah satu daya tarik dari game ini.

  • Menghancurkan UAV Drone

Menghancurkan drone UAV dapat mempersulit lawan untuk mendeteksi keberadaanmu. Karena fitur ini didesain untuk mengintip lokasi musuh dan keberadaamu.

  • Menjadi Game Terbanyak Yang Di Dowload Sejak Pertama Rilis

Game ini sudah banyak diunduh pemain namun mulai dikenal luas sejak tahun 2019. Jumlah pemain terbanyak bahkan dari Brazil dengan lawan yang cukup berat ketika permainan ini berada pada turnamen E-Sport.

            Itulah 10 sejarah dan fakta menarik tentang game Free Fire ini. Untuk kamu yang belum download, silahkan dowload di smartphone kesayangan anda melalui Play Store dan IOS.