Kunci Sukses Persib di Seri Kedua Liga 1

            Seperti yang sudah diketahui berdasarkan hasil pertandingan liga 1 hari ini bahwa tim Persib kemarin hanya bisa berakhir dengan skor imbang saat melawan PSM Makassar, karena alasan itulah akhirnya membuat Roberts Rene Albert sebagai pelatih Persib memutuskan agar timnya tetap berada di Yogyakarta dan memusatkan pelatihan disana.

            Keputusan yang dipilih oleh pelatih Persib ini semata – mata hanya agar para pemainnya tidak kelelahan jika harus setiap saat melakukan perjalan saat hendak bertanding. Berhubung gelaran Liga 1 seri kedua ini pelaksanaannya berpusat di sekitaran Jawa Tengah dan juga Yogyakarta, akhirnya pelatih dan para pemain pun setuju untuk menetap sementaar di Yogyakarta sampai ajang ini selesai.

            Rencananya pihak manajemen, pemain, dan seluruh tim yang bertugas akan berangkat ke Yogyakarta pada tanggal 13 Oktober 2021 saat Persib mulai masuk ke pertandingan pekan ke 7 Liga 1 saat hendak melawan Bhayangkara FC di Stadion Moch Soebroto Magelang, Sabtu 16 Oktober 2021 mendatang.

            Sebelum keberangkatannya ke Yogyakarta nanti, tim Persib Bandung tetap melaksanakn latihan rutin demi memantapkan strategi permainan saat nanti akan melawan Bhayangkara FC. Pasalnya tim lawan yang nanti akan melawan Persib ini merupakan tim yang menduduki puncak klasemen jadi pasti akan sangat baik jika Persib bisa mengalahkan Bhayangkara FC pada kompetisi nanti.

            Pelatih Persib memfokuskan Latihan dengan berlatih taktikan dan juga fokus area penyerangan. Para pemain berlatih agar bisa melakukan tendangan – tendangan hebat kea rah gawang lawan di waktu yang tepat. Karena akan percuma jika kita sudah memusatkan semua kekuatan tanpa diimbangi dengan perhitungan waktu yang baik.

            Menurut Robert Rene Alberts masih banyak yang harus dibenahi dari pola permainan Persib Bandung. Fokus utama pelatihan akan fokus membenahi 3 hal yaitu ketajaman pada lini depan permainan Persib, cara mencetak gol, dan juga masalah umpan panjang yang diberikan ke daerah pertahanan.

            Selanjutnya Robert juga memberikan arahan tentang bagaimana cara pendekatan pola permainan yang lebih agresif. Makna agresif disini bukan berarti menggunakan kekerasan saat bermain tetapi lebih ke mempersiapkan diri sekuat mungkin saat harus melakukan duel permainan di tengah lapangan.

            Jika melihat pola permainan para pemain Persib saat ini memang pola permainannya sedikit mengalami penurunan. Padahal jika melihat rekam jejak para pemain dan juga prestasi yang diperoleh oleh tim Maung Bandung ini mestinya bukan suatu hal sulit untuk berada di posisi 3 besar, tetapi kenyataanya Persib saat ini hanya mampu menerima kenyataan bahwa tim nya berada pada posisi kelima.

            Keputusan dari pelatih untuk memusatkan pelatihan di sekitar area pertandingan ini bukan tanpa alasan, karena biar bagaimanapun kestabilan fisik dan juga mental dari para pemain harus tetap dijaga. Jangan sampai kondisinya menurun hanya karena harus melakukan perjalanan jauh setiap pertandingan.

            Selain itu pertimbangan kebijakan pencegahan covid 19 saat hendak berpergian pun menjadi salah satu yang menjadi pertimbangan pelatih dan pihak manajemen. Pasalnya semakin sering berinterakasi dengan orang baru maka resiko akan penularan covid 19 pun akan semakin besar.

            Semoga saja dengan diadakannya pemusatan Latihan di Yogyakarta ini performa daripada pemain Persib akan lebih terjaga. Selain itu karena jarak antara tempat penginapan dan juga stadion yang dekat semakin memudahkan para pemain Persib untuk melangsungkan pelatihan disana.